Apa, bagaimana dan mengapa kita tidur

Apa, bagaimana dan mengapa kita tidur

Sesuatu yang sangat sederhana untuk aktivitas kita dan keseharian kita tapi jika diajukan kembali ke kita dengan pertanyaan yang sederhana itu, Mengapa kita tidur. Seperti apa, mengapa dan bagaimana kita tidur? Tentu akan membuat kita kebingungan. Sebuah jawaban dari pertanyaan yang sama seperti mengapa kita makan?

mengapa kita butuh tidur ?

mengapa kita tidur 300x185 Apa, bagaimana dan mengapa kita tidur

mengapa kita tidur

Sederhananya, jika kamu tidak makan dan tidak tidur, maka kamu akan mati. Itu menunjukkan fakta diatas bahwa asumsi tersebut tak terbantahkan. Jika kamu tidak tidur, kamu akan gila sebelum kamu mati. Ilmuwan ingin mengetahui mengapa kita ingin tidur. Banyak penelitian untuk mencari teori alasan tersebut. Namun, mereka tidak menemukan alasan sejauh ini, walaupun mereka, para peneliti tersebut banyak mengamati tentang tidur.

Tubuh kita memberikan sensor ketika kita menginginkan makan, bernafas, dan minum. Tubuh juga memberitahukan kita kapan untuk tidur. Empat fungsi dibangun dalam mekanisme yang mendasari hidup dan sehat. Kita merasa lapar jadi kita makan, dan makanan menyediakan kebutuhan nutrisi dari hal yang dibutuhkan tubuh untuk bekerja dan beraktivitas. Kita merasa mengantuk sehingga kita tidur dan membuat kita merasa lebih baik dan segar sampai kita tertidur lagi. Tidur membuat kita waspada dan sigap setelah bangun. Tanpa tidur, seperti tanpa makan membuat kita buruk dan sakit. Jawaban sederhana itu cukup menjawab pertanyaan sebagian besar orang tentang “mengapa kita perlu tidur?”

Peneliti mencari jawaban tentang perlunya tidur

Tanpa menjawab pertanyaan “mengapa kita tidur”, “mengapa kita perlu tidur?”, peneliti menemukan bahwa selama seseorang tertidur, tubuh melakukan perbaikan sel-sel dan bagian tubuh yang rusak. Otot tumbuh, jaringan tubuh diperbaiki, dan kebutuhan hormon dilepaskan. Selama kita tidur, otak kita diremajakan. Sistem kerja otak yang ketika terbangun harus kerja keras untuk bekerja, aktivitas tidurlah membuat otak beristirahat menenang namun, ketika tidur otak tetap tidak berhenti beristirahat, otak tetap bekerja ringan. Sebagian besar proses penyegaran didapatkan selama kita tertidur. Sehingga, hasilnya setelah terbangun, tubuh kita merasa lebih waspada, energik, dan di kondisi emosi lebih baik. Tidur tidak hanya membaikkan fisik tetapi dari segi psikologis juga. Merefresh fisik dan psikologis.

Peneliti akan melanjutkan pertanyaan mereka untuk menjawab “mengapa kita tidur?” namun, saya tidak begitu perduli dengan upaya mereka mencari pertanyaan “mengapa kita tidur?”tersebut,  saya lebih memilih bahagia dengan cara yang sederhana untuk tidur, bahwa itu tetap menjagaku tetap sehat dan hidup lebih baik. Saya menyadari itu setiap malam.

Posted in Dunia Psikologi | Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *