Bisnis Tumpang sari

Di Solo ada sebuah warung makan sate yang tampak aneh. Cukup aneh jika dilihat dari tampilan displaynya. Sebelah pojok warung makan digabungkan dengan dagangan vitamin suplemen antikolestrol. Secara sekilas tampak janggal jika ada warung sate digabungkan dengan warung vitamin. Tapi itu adalah ide yang sangat kreatif, karena tempat yang paling baik untuk menjual vitamin suplemen kolestrol adalah tempat yang sering dikunjungi mereka yang suka makan enak, mereka yang kemungkinan pengunjungnya menderita kolesterol cukup tinggi dan butuh penetralisir.

Ide ini seperti ide yang digunakan para petani. Dalam satu petak lahan menggabungkan dua jenis tanaman: Padi dengan polong-polongan, jagung dengan rambat-rambatan, pohon jati dengan ketela pohon. Penggabungan dua tanaman yang tepat menghasilkan bukan hanya dua hasil : satu ditambah satu tidak selalu dua, bisa jadi empat, tujuh belas, atau seratus jika kombinasinya tepat.

saya dulu pernah bertanya dengan bapak saya di belakang kebun rumah ketika menanam jati diiringi dengan ketela pohon. Apa manfaatnya? Pertama, untuk menjaga agar asupan sinar matahari tidak terlalu berlebihan untuk bibit jati yang baru ditanam. Jadi sebagai perindang. Kedua, agar tidak disusupi peternak kambing. kambing akan merusak bibit jati yang baru ditanam. Sedangkan kambing bisa keracunan jika banyak memakan daun ketela. Pola menanam secara selang-seling untuk mendapatkan hasil maksimal ini disebut tumpang sari.

 ide bisnis tumpang sari

Dalam berwirausaha, saya menyebutnya ide tumpang sari. Sebelah kiri toko saya, ada teman yang lebih memilih berwiraswasta selepas beasiswa S2 di Belanda. Mang Dadang namanya. Dia adalah agen resmi distributor penjual gas elpiji. Uniknya, beliau menggabungkan dan menjual galon air minum mineral (Aqua). Beliau menyebutnya bisnis yin-yang, bisnis api air. Sangat briliant karena gas elpiji dan Aqua adalah kebutuhan dapur yang sering habis tiba-tiba. Target pasarnya sama dan tidak dibutuhkan dua kali promosi untuk dua jenis usaha berbeda. Kakak kelas saya di Semarang juga sangat cerdas menggabungkan usaha entertainment Nasyidnya dengan usaha persewaan sound system. Dua usaha yang saling terkait. sinergi unik.

 

Belajar dari beliau-beliau, saya juga menggabungkan ide tumpang sari. Menggabungkan antara usaha jual produk kasur dengan jasa ekspedisi. Walaupun saya bukan orang yang pintar dalam analisis usaha dan asal ngawur saja, ternyata seiring berjalannya waktu banyak kemudahan karena dua usaha yang dapat disinergikan. Hasilnya lumayan menggigit, tidak perlu banyak promosi karena saya menggabungkan dua usaha menjadi satu branding, dan mudah dikenali. Jual produk kasur sebagai pohon jatinya, sedangkan usaha yang satunya lagi sebagai ketela pohon. Ketika dirasa  pohon jati sudah mampu bertahan kuat akar-akarnya, maka ketela pohon itu bisa dipangkas atau dilepas, sehingga usaha bisa sangat memfokus. Saya tidak akan banyak membahas usaha saya di sini, tapi yang ingin saya share adalah:

 

“Distribusi memegang peranan sangat sentral dan strategis dalam sebuah aktivitas pemasaran sehari-hari. Produk Anda boleh berkualitas tinggi- Promosi Anda boleh saja galak menggigit. Tapi kalau konsumen tak punya akses untuk memperoleh produk Anda, promosi dan kualitas yang sudah dirancang itu jadi sia-sia.” Kafir Kurnia. Dan saya pikir, bersinergi adalah efektifitas energi di awal pergerakan, dan saling memberikan akses satu sama lainnya untuk menguatkan.

 

Barangkali share saya diatas bisa menjadi inspirasi bagi teman-teman dan bisa menjadi alternatif penting untuk melakukan difersivikasi usaha. Selamat mengembangkan ide dengan cara membaca pola yang sudah ada.

 

“sampaikan walau satu ayat.”

 

artikel terkait: bisnis tumpang sari, tips bisnis, inspirasi bisnis, gabungan usaha, merintis usaha, panduan bisnis, usaha tumpang sari

 

Posted in artikel | Tagged , , , , , | Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *